Sunday, January 8, 2012

Jas Cami

HASIL CO-PAS DARI: SINI (artikel di weddingku.com):
 
Jas Pengantin yang Tepat untuk Anda
 
Dalam suasana kepanikan dan huru hara mempersiapkan sebuah pernikahan, biasanya pengantin wanita selalu lebih dominan memilih atau menyusun semua keperluan pernikahan dari yang paling penting hingga menentukan aksesoris yang serasi dengan gaun bahkan 4 bulan sebelum hari H. Acara hunting persiapan mulai dari bridal, make up, foto, dan lain lain tentunya menyedot sebagian besar waktu dan perhatian mempelai wanita dibanding hal lainnya.
Tapi bukan hanya si Dia yang berhak tampil istimewa loh... Anda pun harus tampil tampan dan menawan mengenakan jas pengantin dengan segala atributnya untuk sekali seumur hidup. Daripada hanya duduk menunggu dan membayangkan betapa gagah Anda dalam balutan busana yang Anda idamkan, cobalah baca dahulu langkah langkah yang perlu Anda lakukan dengan cermat di bawah ini, sebelum memutuskan untuk memilih model jas pengantin hanya dalam 10 menit, lalu menemani si Dia melanjutkan kembali ritual hunting perlengkapan lainnya.
 AYO MEMILIH BAHAN
 
Bahan dasar yang biasa digunakan untuk membuat Jas adalah bahan Wol dan Polyester. Kedua bahan tersebut memiliki tekstur dan sifat yang jelas berbeda. Namun kini, tak jarang bahan wol dan polyester dipadukan menjadi satu bahan yang lazim disebut semi wol.
Bahan wol yang cenderung berbulu dan halus memang nyaman dikenakan. Dengan kecanggihan dan modernisasi, bahan wol kini sering dipadukan dengan bahan lainnya yang membuatnya menjadi semakin lebih ringan dan adem. Bahan polyester adalah bahan sintetis yang pastinya lebih murah dibandingkan bahan wol, namun bahan polyester cenderung lebih keras, sehingga bahan polyester banyak digunakan untuk seragam dinas karena terlihat lebih kaku dan tidak mudah kusut. Bahan semi wol sendiri, yang merupakan perpaduan wol dan polyester terlihat cukup kaku dan agak halus. Biasanya untuk kenyamanan si pemakainya, banyak vendor Jas menawarkan bahan wol yang telah jelas dan terbukti kualitasnya.
 MENGUKUR DENGAN TEPAT
Waktu yang tepat untuk mengukur Jas pengantin biasanya kurang lebih 4 bulan menjelang pernikahan. Selain harus melakukan 2 kali fitting, ada beberapa vendor yang melakukan teknik khusus pada pola dan potongan Jas pengantin.
Hal ini tentunya memakan waktu lebih lama dari biasanya. Ketika melakukan pengukuran, biasakan tubuh Anda berdiri tegak dan tidak bongkok. Dan ketika mengukur lingkaran pinggang celana, pastikan Anda tidak terlalu menahan atau melepaskan perut. Kondisi perut yang ditahan karena Anda merasa optimis dapat menurunkan berat badan secara instant dapat membuat celana yang telah dibuat menjadi lebih sulit dibesarkan jika Anda gagal mengecilkan lingkaran pinggang.
 TUXEDO ATAU CUTAWAY?
Bentuk Jas kini semakin bertransformasi kedalam berbagai bentuk yang menawan. Mulai dari bentuk klasik tuxedo, mandarin style (bentuknya menyerupai baju traditional chinesse), cutaway (bentuk jas yang buntutnya panjang dengan model depan tidak pendek, biasa dikenali dengan jas pingguin), full drees tailcoat (jas yang buntutnya panjang dengan model depan yang pendek, biasa di kenali dengan jas konduktor), dan masih banyak lagi.
Namun perbedaan mendasar yang biasa terlihat dari Jas jenis formal atau bisnis dengan Jas Pengantin adalah bagian depan di bawah jas. Jas yang biasa digunakan untuk kesempatan bisnis atau formal, biasanya menekuk seperti setengah lingkaran (biasanya dijual bebas). Namun untuk Jas pengantin, biasanya memiliki garis yang lurus karena terlihat lebih maskulin dan terlihat 'gaya'(biasanya custom atau made by order).
 AKSESORIS
 A. Kancing
Kancing jas pun dapat ditentukan dari bentuk tubuh Anda, untuk Anda yang memiliki tubuh gemuk atau pendek, Anda dapat memilih 1-2 kancing pada jas Anda. Dan jika Anda memiliki tubuh yang tinggi namun besar Anda dapat memilih 2-4 kancing pada jas Anda. Pemikirannya cukup simpel, jika jumlah kancing pada jas Anda terlampau banyak, maka bentuk jas pun akan menjadi lebih panjang, jika Anda pendek atau gemuk, maka potongan jas tersebut akan lebih memotong tinggi badan Anda sekaligus membuat bentuk tubuh Anda terlihat lurus dan penuh.
Jenis kancing pun ada bermacam macam, mulai dari bahan plastik, metal atau besi, dan kancing bungkus (kancing yang biasanya dibungkus sesuai dengan bahan yang sama dengan jas).
B. Rompi

Biasanya rompi dibuat sesuai dengan bahan jas luar untuk model jas bisnis atau formal. Namun sesuai dengan perkembangan mode, rompi yang sedikit bersembunyi di balik jas kini tampil dengan berbagai motif dan warna yang lebih di serasi dengan dasi model ascot.
C. Dasi
Bentuk dasi yang biasa dipadu padankan dengan jas pengantin di Jakarta biasanya berbentuk Ascot. Ascot adalah bentuk dasi yang melebar dan biasanya di hiasi aksesoris seperti permata atau kancing besar di tengahnya. Di luar negeri sendiri, bow tie atau dasi kupu kupu sendiri lebih di gemari dengan paduan tuxedo untuk berbagai acara termasuk pernikahan. Dan bentuk necktie atau dasi panjang yang dibuat dengan simpul, biasa digunakan untuk kepentingan bisnis dan acara formal.
CELANA PANJANG
Perihal celana panjang, nyaman dikenakan merupakan harga yang tidak bisa ditawar lagi. Karena selain jas, celana panjang pun memiliki peranan penting bagi kaki untuk bebas bergerak. Celana akan terlihat bagus jika garis celana menarik lurus dari atas hingga ke bawah kaki. Bila perlu, Anda dapat menambahkan aksesoris suspender atau cummerbund (pita satin lebar sebagai ikat pinggang ala Mexico).
 FITTING TIME!
Inilah saat yang tepat bagi Anda untuk memperhatikan setiap detail jas pengantin yang dibuat setengah jadi untuk Anda. Hal-hal dibawah inilah yang harus Anda perhatikan ketika fitting:

Fitting Time Tips:
1. Lingkar tangan jas pengantin umumnya berjarak kurang lebih 1 cm dengan kemeja Anda.
2. Kerah bagian belakang jas harus menempel pada leher dan tidak memiliki rongga sedikitpun.
3. Urutan kancing bagian depan jas harus jatuh lurus ketika posisi terbuka maupun terkunci.
4. Jas yang Anda kenakan harus terlihat body fit namun cukup longgar dan nyaman.
5. Kancing pada rompi Anda harus jatuh lurus dengan kancing jas Anda.
6. Coba kenakan jas dan celana Anda dalam posisi jongkok, duduk, jalan, dan berdiri.
7. Pastikan Riesleting celana Anda berfungsi dengan baik.

(Novita Atmadja)

No comments:

Post a Comment

Hi.. thanks for your comment, will reply as soon as possible :)