Saturday, October 29, 2011

Vendor No. 2: Venue (part 1)

Tentang venue ini ada yang pengen aku share.

Aku udah beribadah di gerejaku yang sekarang sejak akhir tahun 2004. Tahun 2006 Ryan join. Tahun 2007 aku dan Ryan dibaptis bareng (out of context, yes i know... --> sabar ya, bentar lagi ada juntrungannya kok nih cerita.)

Nah, gereja kita tuh lokasinya di dalam Mega Mall Pluit. Sekitar tahun 2009(?) s/d 2011, Mega Mall Pluit di renovasi total. Dan berganti nama menjadi Pluit Village.

Di dalam Pluit Village, ada sebuah mezzanine (semacam balkon/teras gitu) yang lantainya terbuat dari kayu dan pastinya terbuka dan bisa lihat pemandangan sekitar (langit biru, danau, jembatan, jalan raya dan perumahan), tanpa takut kena hujan karna dilindungi atap yang memanjang ke depan.

Setiap kali kita ke gereja (2-3x seminggu), kita suka datengin tuh mezzanine. Dan Aku ingat banget selalu ngomong ke Ryan: kalau di sini bisa jadi tempat resepsi, pasti keren banget!! Bla..Bla..Bla.. Dan aku yakin Ryan udah bosen banget dengernya. Well, setiap kali berandai2, aku pasti excited banget tapi selalu berujung dgn kekecewaan karna di sana emang bukan tempat resepsi.  Oleh sebab itu, aku ga menaruh harapan dan manfaatin waktu dengan nyari tau tentang venue lain.
Dari awal, aku dan Ryan udah naksir Gedung Arsip sebagai venue kami. Tapi setelah melihat isi surat kontrak --> banyak banget yang harus dideposit (maklum museum), biaya ini-itu, ijin si anu-si ani,; sampai panjang tuh surat kontrak. Udah gitu baca review orang2 yang udah pernah married ataupun datengin undangan di sana atau venue lain yang outdoor; rata-rata yang dikeluhkan sama. Yaitu panas, nyamuk, hujan. So kita lepas itu Gedung Arsip karna ngga mau ambil resiko.
Dan di tahun 2011 ini, setelah browsing sana-sini, jatuh cintalah aku sama Taruma Grand Ballroom (Jatuh cinta karna melihat ceilingnya yang ada lampu2, trus dekornya di foto; yg notabene bisa diomongin sama pihak dekorasi, di manapun venue kt berada.) tapi karna waktu juga masih lama... ya ga diapa-apain tuh vendor.. cuma minta PL abis itu ga ada kelanjutan. Belakangan tau sih kalau daerah sana supeeer maceettt; untung ga di sana.
Sebenarnya banyak venue2 lain yang aku naksir... tapi mahal :( di samping itu, banyak juga tempat yang murah tapi ga sesuai kemauan!

Trus suatu hari lagi wkt aku lg rapiin folder di komp, ga sengaja nemu PL yang pernah aku minta di tahun sebelumnya, setelah lihat2, aku tertarik lagi ama Jiexpo PRJ n langsung email si CS untuk minta PL terbaru dan ternyata naiknya lumayan banyak ya dalam setahun.
Biar gitu, Sekitar 90%, aku dan Ryan udah kompak mau deal sama Jiexpo PRJ. Dengan catatan: kita mengurangi jumlah tamu dan mengambil ruang yg sedikit lebih kecil dari yang kita mau sebelumnya. Setelah itu, jujur aku agak ilfil sama venue itu karna di kawinan sepupuku, aku lihat ruangannya penuh banget, desak-desakan + panas. Suasana jadi ga gitu nyaman. (padahal ruangan mereka udah yang paling gede). Aku berpikir, apa kabarnya dengan kawinan aku dan Ryan nantinya yang jelas2 ruangan lebih kecil?! Emang sih, tamu2 banyak yang mencar ke luar ruangan, bahkan jauh di luar sana, tapi menurutku ngga ok kyk gitu karna udah ngga akrab momennya. Biar gitu, ujung2nya selalu pasrah ajaaaa.... dan berdoa untuk yang terbaik. Yang penting ngga ada keegoisan karena masih ada yang lebih penting setelah 1 hari resepsi itu.
Hingga pada akhirnya 26 Juni 2011 (sebulan sebelum kita mau DP Jiexpo dan masih membuka peluang untuk venue lain), terjadilah *keajaiban* itu. Seorang wanita berdiri dekat pintu masuk Gereja Tabernakel, dan membagikan brosur TEMPAT RESEPSI yang bernama THE MEZZANINE tepat pada saat aku dan Ryan mau masuk ke gereja!!

Buru2 aku liatin itu brosur dan di dalam hatiku PENUHH ucapan syukur!! Ocehanku ke Ryan selama ini telah berbuah manis!!! BENERAN MEZZANINE ITU DIJADIIN VENUE RESEPSI dengan nama THE MEZZANINE!! 
Kita berdua masuk ke gereja dengan excited, bahkan harganya pun lebih murah dibanding Jiexpo PRJ... so why not??? Itu sebabnya Ryan langsung ajak aku untuk ke kantor marketingnya; masih di dlm PV, setelah keluar gereja nanti.

Keluar dari gereja, lunch, abis itu langsung ke kantor marketing deh, tapi ternyata Mbak Isa (yang tadi bagiin brosur) udah pergi, jadinya kita dilayani temannya (cs cuma ada 2). Di jelasin isi paket, bonus2, dan ditunjukin langsung tempat itu. Dan aslinya memang lebih luas dibanding di foto, selama ini ga perhatiin sedetail saat itu. Sangat happy dan langsung deal. DP 5jt.

(TO BE CONTINUED...)

No comments:

Post a Comment

Hi.. thanks for your comment, will reply as soon as possible :)